lensa nikon 50mm f1.8

Ini adalah hasil jepretan menggunakan lensa nikon 50mm f1.8 karena aku menggunakan kamera DSLR Nikon D5000 sehingga di body kameranya tidak terdapat motor buat auto focus nya alhasil lensa itu menjadi manual di kamera aku, yach jadi itung-itung olah raga mata & membuat mata aku nambah minus & silindrisnya.


Dikarenakan manual, jadi aku harus mengambil minimal 5 kali jepretan photo untuk mendapat hasil yang diinginkan. Dari 5 kali jepretan itu hanya satu photo yang hasilnya memuaskan, yah seperti dari awal dibilang itung-itung olah raga mata dengan menggunakan lensa ini.


Dikarenakan menggunakan lensa ini menjadi manual ketika dipasang dikamera aku, untuk mempermudah penggunaanya aku menggunakan mode LV (Live View) pada kamera aku supaya mempermudah melihat hasil focusnya.


Jarak antara kamerea & objek yang ingin diambil gambarnya harus kurang lebih minimal 30 - 50 cm.


semua photo tidak mengalami proses editing photo
Read more

panning

Panning adalah bahasan tulisan yang aku ingin tulis di blog aku dari dulu, baru kesampaian sekarang. Karena ilmu nya baru dapet. Soalnya liat temen-temen hasil jepretan photo panningnya bagus sekali jadi aku terus berlatih sehingga hasilnya gak malu-malu in buat di upload di blog aku sekarang.

Panning
Garis besarnya panning mungkin bisa didefinisikan seperti ini, mengambil object gambar yang kita lakukan pada saat object tersebut dalam keadaan bergerak, akan tetapi object yang kita ambil masih tetap focus blur tapi background dari object tersebut menjadi blur seperti menggunakan lensa fix.

Mungkin itu pengertian panning menurut aku, tapi biar bisa lebih mengerti aku kutip saja pengertian panning dari para ahli di bidangnya. yaitu:

Panning teknik. Panning adalah teknik perekaman object yang bergerak sehingga menghasilkan effect gerakan dan bisa terlihat jika object yang terfokus adalah object yang sedang moving atau bergerak. Ok, ada 3 rahasia untuk mendapatkan hasil panning yang memuaskan:
  1. Anda harus PARALEL dengan object yang bergerak itu. Dari contoh di bawah ini, saya dengar "nguing2" dari kejauhan terus saya siapkan kamera saya dan saya melihat mobil angkutan kota dari arah kiri saya, saya tunggu sampai mobilnya tuh persis di depan saya, dan saya langsung pencet shutter dan badan saya ngikutin arahnya mobilnya melaju setelah memencet shutternya.
  2. Pilihlah Shutter Speed yang paling cocok untuk objek yang bergerak itu. Biasanya saya pilih Shutter 1/20 atau 1/30 untuk panning teknik saya. Dalam contoh saya di bawah ini, saya memakai Shutter 1/20
  3. Jangan pakai tripod. Pakailah badan anda sebagai tumpuan yang mengayun dari kiri ke kanan atau sebaliknya searah dengan object yang akan di potret.
sumber: http://allabout-photo.blogspot.com/2009/03/pengertian-exposure.html

Berikut hasil jepretan saya selama belajar panning, semoga bermanfaat



semua hasil photo tidak mengalami proses editing
Read more

jalak harupat

Ini adalah pengambilan photo di Stadion Si Jalak harupat & sekitar stadion jalak harupatnya. Berikut sekilas mengenai stadion jalak harupat yang aku kutip

Jalak Harupat adalah sebutan untuk sejenis ayam jantan dalam Bahasa Sunda. Ayam tersebut dimitoskan sebagai ayam yang kuat, pemberani, nyaring saat berkokok, selalu menang saat diadu. Sifatnya yang demikian membuatnya dijadikan julukan bagi seorang pemberani.

Si Jalak Harupat adalah suatu stadion olahraga yang berlokasi di desa Kopo dan Cibodas, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Nama Si Jalak Harupat diambil dari julukan salah seorang pahlawan nasional dari Bojongsoang, Bandung yaitu Otto Iskandardinata.


Kini stadion tersebut menjadi milik Pemerintah Kabupaten Bandung. Persikab Bandung, yang merupakan wakil Kabupaten Bandung di Liga Indonesia menjadikan stadion tersebut sebagai kandangnya. Begitu pula dengan tim sekota Persikab, Persib yang menjadikan stadion ini sebagai homebase mereka.


Stadion ini dibangun mulai Januari 2003 pada saat Kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati Obar Sobarna. Selanjutnya diresmikan pada hari jadi Kabupaten Bandung ke 364, tanggal 26 April 2005 oleh Agum Gumelar yang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat.


Photo ini diambil sewaktu lebaran tahun sekarang yaitu tanggal 10 September 2010. Sebagian wilayah jalak harupat masih dalam proses pembangunan, sepertinya mau dibikin komplek olah raga seperti senayan jakarta.

Jalan raya menuju jalak harupat melalui jalan dari banjaran.

Stadion jalak harupat diambil dari atas bukit disekitaran stadion jalak harupat.

Jalak harupat diambil dari depan gerbang stadion jalak harupat.

Stadion buat olah raga hoki katanya yang dalam proses pembangunan, disebelah stadion jalak harupatnya.


Hasil photo sudah melalui proses editing pewarnaan menggunakan adobe lightroom
Read more

fujica STX-1n

Ini adalah kamera analog papah yang melegenda di keluarga ku. Kenapa disebut melegenda? karena dengan kamera ini papah mengabadikan gambar-gambar aku & kakak ku semasa kecil hingga remaja. Walaupun kamera nya masih analog, tapi kualitas gambarnya teramat sangat bagus. Lensa nya pun ada dua yg satu lensa fix 35 mm dan satu aku lupa lensa berapa soalnya masih harus mencari di gudang heheh. Tapi sayangya 2 lensa yang dipunya tidak bisa di pasang di kamera DSLR Nikon D5000 yang punya aku sekarang, seandainya bisa kan lumayan bisa irit tuk tidak beli lensa fix yang baru.

sekilas profile mengenai kamera ini yang aku kutip:
The Fujica STX-1N is a 35mm SLR made in Japan by Fuji, from c.1982.

It has TTL metering, displaying as one green and two red LEDs in the viewfinder - replacing the meter needle of the 1978 STX-1.

The interchangeable lenses were mounted with Fuji's X-bayonet.

Shutter speeds 1/2 to 1/700.
Read more

Bokeh Effect

Sebetulnya photo ini didapat karena ketidak sengajaan pengambilan photo, awalnya mau photo lampu di traffic light pada jalan pasupati bandung. Tapi karena terburu-buru karena kan tidak boleh berhenti dijalan itu sebetulnya, maka aku setting dengan komposisi diafragma 5.3, speed 8, ISO 1600. Ditambah aku motonya pake mode live view pada kamera ku untuk mempermudah pengambilan photo. Tapi yang terjadi ketika menekan tombol "rana" yang terjadi tidak fokus pada object yang aku ingin ambil, tapi si kameranya ngunci sehingga aku bisa ambil gambar ini. Karena aku penasaran jadi aku jepret saja & seperti ini lah hasilnya.

photo tidak mengalami proses editing

Aku pun bertanya-tanya ini namanya apa? maka aku bertanya pada seorang teman katanya ini namanya Bokeh Effect. Maka aku pun search arti & cara menggunakan bokeh effect, tapi masih belum menemukan cara untuk membuat seperti photo itu kembali, hanya menemukan pengertian nya saja.

Pengertian Bokeh
Dalam fotografi, pengucapan [bokeh] adalah? Kabur, atau kualitas estetika kabur, di daerah out of fokus gambar, atau "cara yang menyajikan lensa keluar- titik fokus cahaya." Selisih lensa penyimpangan dan bentuk bukaan lensa menyebabkan beberapa desain untuk mengaburkan gambar dengan cara yang menyenangkan mata, sementara yang lain menghasilkan kabur yang tidak menyenangkan atau mengganggu-"baik" atau "buruk" bokeh, masing-masing. Bokeh terjadi untuk bagian adegan yang berada di luar kedalaman lapangan. Fotografer kadang-kadang sengaja menggunakan teknik yang fokus dangkal untuk membuat gambar dengan daerah di luar fokus utama.

Bokeh paling sering terlihat menyoroti di sekeliling latar belakang kecil, seperti refleksi specular dan sumber cahaya, yang mengapa sering dikaitkan dengan seperti bidang-bidang. Namun, bokeh tidak terbatas pada menyoroti, seperti blur terjadi di semua out of daerah fokus gambar.
Read more

Painting With Light


Painting With Light adalah suatu teknik yang menyenangkan yang memberikan hasil yang bagus. Hal ini disebut melukis dengan cahaya karena ini adalah apa yang sebenarnya Anda lakukan saat mengambil shoot photo - melukis dengan cahaya.
Anda tidak perlu banyak untuk pengalaman dengan jenis shoot, tapi pastikan Anda memiliki item berikut:
  1. Sebuah kamera mampu eksposur lama - kamera film akan bekerja baik, tetapi jika Anda benar-benar ingin mendapatkan hasil maksimal dari sesi pemotretan, menggunakan kamera digital. Anda akan dapat melihat hasilnya di "real time" dan melakukan koreksi sebagai sampai mendapatkan hal yang diinginkan.
  2. Sebuah tripod bagus. Karena Anda akan melakukan beberapa eksposur lama Anda ingin memastikan kamera Anda duduk diam. Jika Anda tidak memiliki tripod Anda dapat membuat satu dalam beberapa menit. (sayang pada gambar ini saya tidak menggunakan tripod cuma ditahan semampu yang saya bisa hehehe).
  3. Lampu flash - dan dengan cahaya flash Saya tidak bermaksud seperti dalam speedlight flash, tapi lampu flash.
  4. Lokasi gelap. ang satu ini lumayan rumit. Jika Anda akan ditembak di rumah - sebuah ruangan gelap akan beres. Jika Anda akan menembak di luar - pastikan bahwa Anda tidak melakukan ini di bawah lampu jalan, atau di mana mobil bisa datang dan "paint its headlight" seluruh menembak Anda karena dapat merusak sedikit banyak hasil jepretan anda.

Cara pelaksanaanya:
Atur kamera Anda pada tripod dan mengambil gambar sampel dengan flash / lampu menyala. Hal ini akan membantu Anda mengatur bahwa komposisi Anda sudah pas.

Set nilai exposure relatif panjang. Berhenti menurunkan setting aperture sebanyak yang Anda butuhkan. Jika Anda berada di luar ruangan lakukanlah settingan sesuai yang dibutuhkan. Jika Anda berada di dalam - jangan lupa untuk mematikan lampu.


Membuat klik.
Setelah shutter terbuka menggunakan flashlight untuk objek yang Anda ingin "paint". Anda dapat menggunakan
flashlight sebagai pecahan dan "smear" cahaya, seperti kamu akan dilakukan dengan kuas dan kertas. Atau, Anda dapat menggunakan cahaya sebagai pena, dan melakukan hasil yang tepat. Daerah mana yang Anda ambil perlahan akan lebih menyala dari tempat yang lain. Berhati-hatilah untuk tidak berlama-lama dalam merekam gambarnya karena Anda akan merusak hasil akhirnya.


Setelah rana /
shutter menutup, Anda adalah orang yang bebas lagi. Memeriksa gambar Anda dan melakukan koreksi.

semua photo tidak mengalami proses editing warna cuma mengalami croping & penyatuan

Read more

warung daweung

Read more

Mentari

Beres I'tikaf malam nya di Daarut Tauhiid Bandung, pulangnya lewat de'Tuik. De'Tuik Cafe, memang bukanlah sebuah cafe yang mashyur seperti cafe-cafe lain di Bandung. Sebut saja Kintamani, Sapu Lidi, Congo, Wale (warung lela), dan lain sebagainya. De Tuik Cafe hanyalah sebuah cafe kecil di daerah Bojong Koneng Atas, tidak jauh dari sarang kantor di Bandung. Tidak jarang kami melakukan rapat koordinasi di sana, atau sekedar melepas penat di tengah-tengah rapat.
Tapi kami bukan mau makan di De'Tuik Cafe nya, tujuan kami adalah melihat datangnya fajar pagi yang menyingsing yang akan terlihat teramat sangat indah karena posisinya yg pas dengan naik nya matahari di bandung dan kita bisa melihat pemandangan kota bandung dari atas pula.

Akses jalannya rusak sehingga sedikit sulit untuk dicapai oleh mobil bagus, tapi untung kami menggunakan kendaraan motor. Sehingga walau sedikit offroad jalanya tak begitu sulit jika membandingkan kalo kami menggunakan mobil.

Tapi dengan pemandangan pagi yang bisa kita liat begitu indahnya, takkan menyesal walaupun akses menuju kesananya sedikit sulit.

semua photo sudah mengalami proses editing menggunakan Adobe Photoshop Lightroom
Read more

I'tikaf

Tempat: Daarut Tauhiid Bandung
Tanggal: 2 September 2010

Ini adalah photo ketika aku I'tikaf di DT (Daarut Tauhiid) bandung bersama temanku Miharsa. Aku datang dari jam 1 dini hari sampai jam 5 shubuh berada di masjid disitu. Kami melakukan I'tikaf karena hari-hari ini sudah memasuki 10 hari terakhir di bulan ramdhan, jadi kami mencoba melakukan I'tikaf yang di sunahkan rasullah & di masjid itu nampak ramai sekali yang ikut & antusias melakukan I'tikaf.

Berikut penjelasan mengenai I'tikaf yang aku kutip:

I'tikaf dalam pengertian bahasa berarti berdiam diri yakni tetap di atas sesuatu. Sedangkan dalam pengertian syari'ah agama, I'tikaf berarti berdiam diri di masjid sebagai ibadah yang disunahkan untuk dikerjakan di setiap waktu dan diutamakan pada bulan suci Ramadhan, dan lebih dikhususkan sepuluh hari terakhir untuk mengharapkan datangnya Lailatul Qadr. Dalam hal ini Rasulullah saw. bersabda :

عن ابن عمر رضي الله عنهما قال :كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يعتكف العشر الأواخر من رمضان ، متفق عليه .

"Dari Ibnu Umar ra. ia berkata, Rasulullah saw. biasa beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir pada bulan Ramadhan." (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)


عن أبي هريرة رضى الله عنه قال كان النبي صلى الله عليه وسلم يعتكف في كل رمضان عشرة أيام فلما كان العام الذي قبض فيه اعتكف عشرين يوما ـ رواه البخاري.

" Dari Abu Hurairah R.A. ia berkata, Rasulullah SAW. biasa beri'tikaf pada tiap bulan Ramadhan sepuluh hari, dan tatkala pada tahun beliau meninggal dunia beliau telah beri'tikaf selama dua puluh hari. (Hadist Riwayat Bukhori).

Sebagian ulama mengatakan bahwa ibadah I'tikaf hanya bisa dilakukan dengan berpuasa.

Tujuan I'tikaf
  1. Dalam rangka menghidupkan sunnah sebagai kebiasaan yang dilakukan oleh Rasulullah saw. dalam rangka pencapaian ketakwaan hamba.
  2. Sebagai salah satu bentuk penghormatan kita dalam meramaikan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah dan rahmat dari Allah swt.
  3. Menunggu saat-saat yang baik untuk turunnya Lailatul Qadar yang nilainya sama dengan ibadah seribu bulan sebagaimana yang difirmankan oleh Allah dalam surat 97:3.
  4. Membina rasa kesadaran imaniyah kepada Allah dan tawadlu' di hadapan-Nya, sebagai mahluk Allah yang lemah.
Hikmah Ber-I'tikaf
  1. Mendidik diri kita lebih taat dan tunduk kepada Allah.
  2. Seseorang yang tinggal di masjid mudah untuk memerangi hawa nafsunya, karena masjid adalah tempat beribadah dan membersihkan jiwa.
  3. Masjid merupakan madrasah ruhiyah yang sudah barang tentu selama sepuluh hari ataupun lebih hati kita akan terdidik untuk selalu suci dan bersih.
  4. Tempat dan saat yang baik untuk menjemput datangnya Lailatul Qadar.
  5. I'tikaf adalah salah satu cara untuk meramaikan masjid.
  6. Dan ibadah ini adalah salah satu cara untuk menghormati bulan suci Ramadhan.
Read more

Story Of The Year - Sidewalks

Entah kenapa hari ini bawaannya mau denger lagu ini terus, didengerin dari tadi malam sampe sekarang shubuh. Playlistnya cuma satu lagu ini doank. Jadi aku tulis saja di blog, walaupun tidak mencerminkan apa yg sedang terjadi akhir-akhir ini tapi dengan denger lagu ini membuat aku sedikit bersemangat kembali tuk menjalani hari. Yach dengan denger lagu ini membuat aku sedikit termotivasi kembali, walaupun tidak 100% & lagunya sebenernya tidak keras juga sich. Pokoknya selamat menikmati lagu ini semoga anda menikmati,,,,


The bridges are crumpled,
The water soaks into rocks,
That fell at the bottom of the road. (At the end the town)
The town that we lived in.
The memories shakin apart from the weeds that grow.

Over the sidewalks,
Running away from the streets we knew,
Sidewalks,
Like the time we thought was made for you.
Oh...

Out on the front porch,
watching the cars as they go by,
Eighteen blue, twenty one grey,
Looking ahead for the first time that we could drive,
Out on our own,
To speed away

From the sidewalks,
Running away from the streets we knew,
Sidewalks,
Like the time we thought was made for you.
Oh...

All of days that past us by,
All of the sun is gone...
Away

Sidewalks,
Running away from the streets we knew,

Sidewalks,
Running away from the streets we knew,
Sidewalks,
Like the time we thought was made for you.
(Sidewalks)
The bridges are crumpled,
(Sidewalks)
The water soaks into rocks,
That fell at the bottom of the road.
Read more

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Popular Posts